Saat Dana Super Mepet, Pilih Pakai Dana Darurat atau Paylater?

Saat Dana Super Mepet, Pilih Pakai Dana Darurat atau Paylater?

Date of first published on Desember 2025

Dalam mengelola keuangan pribadi, biasanya ada saja kebutuhan yang tidak terduga, sementara Anda hanya tinggal memiliki tabungan dana darurat. Nah, manakah yang akan Anda pilih untuk memenuhi kebutuhan mendesak, menggunakan dana darurat atau memanfaatkan layanan keuangan seperti buy now pay later (BNPL)?

Keduanya bisa menjadi solusi, tetapi memiliki fungsi yang berbeda. Jika Anda kurang tepat dalam memanfaatkannya, malah bisa menjadi beban finansial di bulan berikutnya.

Dana Darurat merupakan Pertahanan Utama Keuangan

Prinsipnya, dana darurat merupakan tabungan khusus yang harus Anda siapkan untuk menghadapi situasi tak terduga dan berpotensi memengaruhi cash flow Anda secara keseluruhan. Kebutuhan yang biasanya dipenuhi dengan dana darurat seperti membeli obat saat sakit, kebutuhan sehari-hari saat mendadak kehilangan pekerjaan, membeli alat kerja, dan lain-lain.

Idealnya, Anda harus menyiapkan dana darurat sebesar tiga sampai enam kali pengeluaran bulanan. Fungsinya adalah mengamankan kestabilan keuangan atau cash flow tanpa harus berutang ketika hal tak terduga terjadi.

Paylater Dapat Menjadi Solusi, tetapi Bukan Pengganti Dana Darurat

Layanan kredit seperti paylater menawarkan anda opsi untuk memenuhi kebutuhan mendadak, lalu membayarnya di kemudian hari sesuai dengan tanggal jatuh tempo. Paylater biasanya juga menawarkan skema cicilan, sehingga Anda tidak harus membayarnya sekaligus. Layanan ini cocok untuk membantu Anda menjaga arus kas keuangan tetap stabil, hingga membantu Anda mendapatkan produk dengan lebih murah dengan promosi yang ditawarkan.

Namun, paylater tetaplah produk kredit yang memiliki tenggat waktu pembayaran, risiko keterlambatan, serta bunga yang harus dibayarkan. Oleh sebab itu, paylater sebaiknya menjadi alat bantu pengaturan arus kas keuangan Anda, bukan solusi utama setiap kali Anda memiliki kebutuhan darurat.

Bijak menggunakan dana darurat maupun paylater

Jika kebutuhan benar-benar mendesak, serta nominalnya lebih besar dari jumlah kas yang Anda miliki saat ini, gunakan dana darurat yang sudah Anda siapkan. Namun, apabila kebutuhan masih dalam kendali, serta ada kepastian pemasukan dalam waktu dekat/kemampuan membayar cicilan, Anda dapat memanfaatkan layanan paylater.

Dana darurat adalah fondasi keuangan yang wajib disiapkan setiap orang, sementara paylater merupakan opsi tambahan untuk membantu mengatur arus kas jangka pendek. Jadi, jangan sampai terbalik ya, paylater bukan pengganti tabungan atau dana darurat. Selalu siapkan darurat terlebih dahulu, baru gunakan paylater dengan bijak ketika memang diperlukan.

Artikel Rekomendasi