Waspada Surat Palsu Mengatasnamakan E-commerce: Jangan Gunakan Limit Paylater untuk Orang Lain!

Waspada Surat Palsu Mengatasnamakan E-commerce: Jangan Gunakan Limit Paylater untuk Orang Lain!

Date of first published on Januari 2026

Belakangan, muncul modus penipuan yang menyasar pengguna paylater dan mengaku dari platform e-commerce. Pelaku mengirim surat palsu yang tampak resmi dari sebuah e-commerce, berisi tuduhan bahwa pengguna melanggar aturan saat memberi ulasan produk. Pada surat tersebut, pengguna diminta mencairkan atau menggunakan limit paylater sebagai bentuk denda, lalu menggunakannya untuk membayar transaksi yang dibuat oleh penipu.

Penting untuk diingat: platform resmi tidak pernah meminta pengguna mencairkan limit paylater maupun menyetujui transaksi apapun yang tidak dilakukan sendiri oleh pengguna, termasuk untuk alasan denda atau sanksi.

Ciri-Ciri Surat atau Pesan Penipuan

  1. Mengatasnamakan sebuah platform
    Surat menggunakan logo dan format yang menyerupai surat asli, tetapi dikirim dari alamat email atau nomor yang tidak terverifikasi.
  2. Berisi ancaman atau tekanan waktu
    Penipu biasanya menulis bahwa akun pengguna akan diblokir atau terkena denda jika instruksi tidak segera diikuti, hal ini dapat diiringi juga dengan ancaman secara verbal melalui telepon.
  3. Meminta pencairan atau penggunaan limit akun paylater Anda
    Tidak ada prosedur resmi yang meminta pengguna menggunakan limit paylater untuk transaksi yang dilakukan orang lain.
  4. Meminta data pribadi
    Misalnya, nama ibu kandung, NIK, OTP, atau detail akun bank. Informasi seperti ini tidak pernah diminta oleh tim resmi.

Langkah yang Harus Dilakukan Jika Menerima Surat Palsu

Anda tidak perlu panik! Lakukan langkah-langkah berikut ini jika Anda menerima surat palsu yang disertai ancaman tersebut:

  • Abaikan dan jangan ikuti instruksi apa pun
  • Jangan pernah mencairkan limit paylater untuk transaksi yang dilakukan pihak lain
  • Laporkan ke pihak resmi e-commerce atau paylater tersebut melalui pusat bantuan di platform terkait
  • Laporkan nomor penipu ke situs resmi pengaduan pemerintah: aduannomor.id

Keamanan Akun Ada di Tangan Anda

Penipu seringkali memanfaatkan rasa takut dan keinginan pengguna untuk segera menyelesaikan masalah. Karena itu, jangan panik, jangan terburu-buru, dan selalu verifikasi lewat kanal resmi platform terkait.

Gunakan juga fitur keamanan seperti verifikasi dua langkah dan jangan pernah bagikan kode OTP ke siapa pun. Jika ada surat atau pesan mencurigakan, segera laporkan agar pengguna lain tidak ikut jadi korban.

Artikel Rekomendasi